Jaksa Agung Di Laporkan Hary Tanoe Ke Bareskrim

Jaksa Agung Di Laporkan Hary Tanoe Ke Bareskrim


Live Poker IndonesiaCEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo lewat kuasa hukumnya Adidharma Wicaksono memberikan laporan Jaksa Agung HM Prasetyo ke Bareskrim Polri menyusul pernyataan di mass media kalau Hary Tanoe sudah berstatus tersangka.

Jaksa Agung dilaporkan atas sangkaan melakukan fitnah serta pencemaran nama baik Hary Tanoe.
" Kami telah laporkan ke Bareskrim Polri serta telah ada laporannya. Serta lagi, ini kami bikin untuk penegakan keadilan serta penegakan hukum, " kata Adidharma selesai buat laporan di kantor sesaat Bareskrim Polri, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

Laporan Hary Tanoe di terima oleh Sentra Service Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim dengan nomor laporan polisi LP/643/VI/2017/Bareskrim tertanggal 19 Juni 2017.

Dalam laporan polisi ini, Jaksa Agung M Prasetyo dilaporkan sudah lakukan sangkaan tindak pidana fitnah serta pencemaran nama baik pada Hary Tanoesoedibjo seperti pernyataannya yang termuat di mass media pada Jumat, 16 Juni 2017.

Judi Online TerpercayaPrasetyo sebagai terlapor didugakan tidak mematuhi Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-undang Nomor 11 Th. 2008 seperti sudah dirubah dalam U Nomor 19 Th. 2016 mengenai Info serta Transaksi Elektronik atau ITE juncto Pasal 310 serta 311 KUH-Pidana.

Adidharma menyebutkan, pihaknya menyerahkan beberapa bukti berbentuk rekaman video, rekaman nada, berita dari media on-line serta dua saksi, dalam pembuatan pelaporan ini.

Adidharma menerangkan, pihaknya meniti jalur hukum karna M Prasetyo sebagai Jaksa Agung sudah menyebutkan ke mass media kalau Hary Tanoe telah diputuskan jadi tersangka masalah sangkaan ancaman pada jaksa Yulianto.

Menurut dia, pernyataan Prasetyo itu melampaui kewenangannya. Sebab, semestinya yang mengemukakan status tersangka yaitu Polri sebagai pihak yang mengatasi perkara. Terlebih, pihak kepolisian malah menyebutkan Hary Tanoe masih tetap berstatus jadi saksi (terlapor).

" Jaksa Agung menyebutkan kalau client kami yaitu Tersangka. Walau sebenarnya, pada saat itu, bila kita saksikan videonya rekan-rekan wartawan telah mengkoreksi jadi Terlapor. Namun Jaksa Agung menyebutkan bersikukuh kalau tersangka. Disini lah kami begitu keberatan. Terlebih Hary Tanoesoedibjo sebagai pribadi serta ketua umum Perindo mempunyai nama baik yang perlu dijaga pastinya, " kata dia.

Adidharma menyebutkan, pihaknya yakini kalau pernyataan Prasetyo yang mengatakan Hary Tanoe sudah berstatus tersangka bermuatan politis.

" Kami percaya bila Hary Tanoe bukanlah jadi Ketua Umum Partai Perindo, akan tidak ada masalah ini. Hingga ini sesungguhnya telah dipolitisasi oleh Jaksa Agung. Lagi ini ada abuse of power dari Jaksa Agung, " kata dia.

Subscribe to receive free email updates: