Satu Keluarga Di Bunuh Oleh Seorang Petani Di Kampung Cidarengdeng, Salah Satu Korbannya Dipenggal

Satu Keluarga Di Bunuh Oleh Seorang Petani Di Kampung Cidarengdeng, Salah Satu Korbannya Dipenggal


Live Poker IndonesiaPembunuhan sadis menerpa satu keluarga di Kampung Cidarengdeng, RT 06/05, Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Dua orang tewas mengenaskan diketemukan didalam tempat tinggalnya, sedang satu korban yang lain dipenggal kepalanya serta jenazahnya dibuang di bukit yang berjarak dua jam perjalanan dari tempat tinggal korban.

Pembunuhan satu keluarga terbagi dalam bapak, ibu, serta anak itu berlangsung pada Kamis (8/6/2017), sekitaran jam 20. 00 WIB.

" Sesudah salat Isya pelaku yang berinisial W (28) datang ke tempat tinggal korban. Lalu membunuh satu keluarga itu, " tutur Kapolsek Cidaun AKP Faizal waktu dihubungi, Jumat (9/6/2017).
Tiba dirumah korban pelaku yang membawa senjata tajam serta segera menghujamkan tebasan pada Karti (70), lalu Undi (80), serta paling akhir Aep (anak korban) yang berusia 35 th..
Berlainan dengan Undi serta Karti yang dilewatkan jasadnya tergeletak didalam tempat tinggal, jasad Aep dibawa oleh pelaku ke bukit desa, serta sejurus lalu memenggal lehernya.

" Anak dari korban dipenggal serta dibuang di satu diantara bukit. Tempat bukitnya cukup jauh, sekitaran 2 jam dari tempat tinggal korban, " kata dia.

Kapolsek menyampaikan sesudah lakukan pembunuhan sadis itu, pelaku segera kabur ke daerah Garut.

" Memanglah pernah kabur, tetapi sesudah koordinasi dengan kepolisian di lokasi Garut, anggota di Polsek Cisewu sukses mengamankan pelaku serta saat ini telah dilimpahkan ke Polres Cianjur, " kata dia.

Judi Online TerpercayaAnggota kepolisian dari Polsek Cisewu, Resor Garut sukses menangkap pelaku pada Jumat (9/6/2017), sekitaran jam 04. 30 WIB.
Pelaku yang berinisial WA ini mengakui membunuh korban pada jam 21. 00 WIB.
Momen berdarah berlangsung waktu WA yang berumur 23 th. mendatangi tempat tinggal korban. Saat pintu tempat tinggal diketuk pelaku, Karti yang pertama kalinya buka pintu tempat tinggal.
" Pelaku berasumsi bila keluarga korban mempunyai pengetahuan hitam. Dengan penuh emosi pelaku segera menebaskan senjata tajam ke arah leher Karti yang buka pintu tempat tinggal, " ungkap Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi.

Serangan mematikan itu buat Karti berteriak. Teriakan ini juga didengar sang suami, Undi. Undi lari ke depan tempat tinggal.

" Lagi-lagi pelaku menebaskan senjata yang dipegangnya juga ke arah leher, " tuturnya.
Selesai menebas ke-2 korban, pelaku mencari korban yang lain. Aep juga diketemukan. WA lantas menebas leher Aep.

" Mayat korban diseret ke Sungai Cilaki serta dipenggal kepalanya, tubuhnya dimasukkan kedalam karung lalu kepalanya dibuang ke semak tersebut goloknya yang dipakai pelaku, " urainya.
WA keseharian bekerja jadi petani. Ia mengakui, lakukan pembunuhan sadis karena sebagian jam sebelumnya mendatangi tempat tinggal korban, pelaku rasakan sakit mengagumkan dibagian ulu hati.
Sakit itu buat WA jatuh tidak sadarkan diri.

Saat dianya tidak sadarkan diri, WA malah punya mimpi ketemu dengan korban yang bernama Undi. Undi meneror bakal membunuh WA.

" Selesai punya mimpi sesuai sama itu, pelaku mengakui kesurupan serta jalan kaki dari tempat tinggalnya di Kampung Kiara Goong, Desa/Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut, menuju tempat tinggal korban yang masuk ke lokasi Cianjur Selatan, " tuturnya seraya menerangkan, pelaku meniti perjalanan sekitaran 1, 5 jam untuk meraih tempat tinggal tempat tinggal korban.

" Tiba sekitaran jam 21. 00 WIB, selesai lakukan aksinya sekitaran jam 22. 00 WIB pelaku pulang ke tempat tinggal istrinya di Garut lantas pada jam 04. 30 WIB pagi tadi pelaku tertangkap,

Subscribe to receive free email updates: