Seorang Turis indonesia Diperkosa Oleh Warga Nigeria Di Cambodia

Seorang Turis indonesia Diperkosa Oleh Warga Nigeria Di Cambodia


Live Poker IndonesiaSeseorang turis Indonesia diperkosa pria diidentifikasi bernama Esin Nyong John (38) asal Oron, Negara Sisi Akwa Ibom, Nigeria saat tengah melancong dari Vietnam ke Kamboja. Peranan Konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh Nelson Simorangkir, menerangkan korban telah kembali pada Indonesia serta pelaku juga telah di tangkap. Saat ini, pelaku tengah menanti sistem hukum.

Nelson memberikan, KBRI Phnom Penh juga sudah memberi pertolongan pendampingan sistem hukum pada korban.

" Dia telah kembali pada Indonesia, pelaku sudah di tangkap polisi Kamboja serta sekarang ini ditahan di Siem Reap, sembari menanti sistem hukum, " katanya lewat pesan singkat, Rabu (7/6).

Nelson menerangkan urutan pemerkosaan yang dihadapi warga Indonesia itu. Awalannya, turis Indonesia dengan pelaku pemerkosaan, di ketahui bernama Nyong John Esin, berteman di media traveller, Couchsurfing Travel App. Waktu berjumpa, pelaku mengatakan dianya jadi Don Sovan, seseorang warga Kamboja.



Judi Online TerpercayaKorban serta pelaku janjian berjumpa di stasiun bus Siem Reap. Saat itu, WNI itu tiba di satu diantara propinsi di Kamboja itu pada 31 Mei jam 6 pagi saat setempat, dengan memakai Giant Bus dari Phnom Penh.

Sesudah berjumpa ditempat yang disebut, pelaku mengajak korban ke tempat penginapan yang sudah dia pesan terlebih dulu. Disana turis Indonesia itu diperkosa serta diancam bakal disakiti apabila melawan.

Selesai lakukan perbuatan kejinya, pelaku mengajak korban jalan-jalan ke Crocodile Farm Bistro. Disana korban melarikan diri dari Nyong serta mengabari rekannya bila dia diperkosa di negeri orang.

" Kita bisa laporan dari pengaduan di nomor hotline yang dikerjakan rekannya. Selesai memperoleh laporan itu, kita segera tindak lanjuti, " tuturnya.

Pelaku lalu di tangkap polisi pada 1 Juni 2017 jam 10 pagi saat setempat. Dia dicokok selesai polisi mengelabuinya.

" Nomor hp pelaku kan masih tetap aktif, polisi menyaru jadi yang memiliki perusahaan yang tawarkan pekerjaan pada pelaku serta mereka janjian berjumpa di kafe pom bensin PTT di Siem Reap. Waktu berjumpa, enam orang petugas Reskrim Siem Reap menyergap pelaku. Sebelumnya menyergap, korban lebih dulu mengetahui pelaku saat dia tiba di kafe, " ungkap Nelson.

Saat ini pelaku telah di tangkap serta ditahan di Siem Reap. KBRI juga telah memperoleh surat kuasa dari korban untuk menuntut pelaku yang yaitu warga Nigeria itu, manfaat meyakinkan dia memperoleh hukuman setimpal.

Subscribe to receive free email updates: