Sindir Keras Habib Rizieq, Arbi : Saat Terjepit, Menjilat Ludah Sendiri

Sindir Keras Habib Rizieq, Arbi : Saat Terjepit, Menjilat Ludah Sendiri


Live Poker IndonesiaPengamat politik Arbi Sanit memberi komentar pernyataan pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, tersangka masalah chat WhatsApp berkonten pornografi, yang memohon Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan dalam masalah clientnya.

Menurut Arbi, sikap kubu Habib Rizieq ini seperti menjilat ludah sendiri, sebab Habib Rizieq serta kelompoknya dalam sebagian tindakan unjuk rasa, berkoar-koar memohon supaya Presiden Jokowi tidak mengintervensi masalah penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tetapi saat ini hal tersebut berbalik saat Habib Rizieq yang tersangkut masalah.

" Itu artinya menjilat ludah sendiri. Sikap konsitensinya dimana? Ini beberapa orang tidak miliki prinsip. Itu plin-plan. Mau-maunya sendiri. Tidak ada asumsinya. Seenak-enaknya saja ingin mengubah sikap, " kata Arbi pada Netralnews. com, Jumat (2/6/2017).

Bahkan juga dimaksud Arbi, Habib Rizieq dalam ceramahnya pernah pernah mengejek presiden, tetapi saat ini memohon pertolongan di waktu tersudutkan.

" Rizieq yang kerjanya mengejek, meremehkan presiden, lantas saat ini pembelanya memohon pertolongan presiden, yang benar saja dong. Demikian terjepit, menjilat, menyembah. Bila terasa tidak terjepit, ingin menggunakan, " tutur Arbi.

Terlebih dulu, pengacara Habib Rizieq, Eggi Sudjana, menilainya kalau clientnya tidak pantas jadikan tersangka dalam masalah sangkaan pornografi, karena itu ia memohon Presiden Joko Widodo turun tangan serta memerintahkan Polri menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

" Kita minta Jokowi dengan hormat memerintahkan pada Kapolri untuk hentikan atau keluarkan SP3, atau kriminalisasi pada ulama serta aktivis selekasnya disudahi, " tutur Eggi, Senin (29/5/2017).

Subscribe to receive free email updates: