Tersangka Persekusi Ini Mengakui Tidak Tahu Korbannya Masih tetap di Bawah Umur

Tersangka Persekusi Ini Mengakui Tidak Tahu Korbannya Masih tetap di Bawah Umur


Live Poker IndonesiaTersangka masalah persekusi, Abdul Majid (22), mengakui memukul M, karena jengkel dengan tulisan yang diupload remaja berumur 15 th. itu dalam akun Facebook pribadinya. Menurut Abdul, unggahan M yaitu bentuk penghinaan pada ulama.

" Saya jengkel serupa dia. Dia mengapa ganggu agama kita? " tutur Abdul, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/6/2017).

Pria yang mengakui sebagai anggota Front Pembela Islam (FPI) itu mengakui spontan memukul M.

Abdul mengakui jengkel karena M mengejek pimpinan ormasnya. Diluar itu, dia juga tidak paham kalau M masih tetap dibawah usia.

" Saya tidak paham bila dia (M) ini anak kecil. Karna postur tubuh dia besar gitu. Mungkin saja bila dia anak kecil atau sepantaran saya, mungkin saja saya tidak tega, karna postur tubuh dia besar, " kata Abdul.

Terkecuali Abdul, polisi juga mengambil keputusan Mat Husin dengan kata lain Ucin sebagai tersangka. Keduanya dijerat Pasal 80 ayat 1 jo Pasal 76c UU Nomor 35 Th. 2014 mengenai Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP mengenai pengeroyokan dengan ancaman diatas lima th. penjara.

Video persekusi yang dikerjakan sekumpulan orang pada M itu mengedar luas di sosial media. Video berdurasi sekitaran dua menit itu disangka berlangsung di satu pos RW di lokasi Cipinang, Jakarta Timur.

Dalam video itu M dikerumuni belasan orang yang disangka datang dari ormas spesifik. Remaja berkacamata itu dituduh sudah mengolok-olok satu diantara ormas bersama pimpinannya lewat unggahan di sosial media.

Terkecuali memperoleh kekerasan dengan cara verbal, remaja berumur 15 th. itu terlihat memperoleh kekerasan dengan cara fisik. Dia dipaksa untuk mohon maaf serta mengaku tindakannya. M juga diancam bakal dilukai bila mengulangi perbuatan sama.

Subscribe to receive free email updates: