Begini Modus Pasutri Tilap Uang Dealer untuk Berbelanja 18 Mobil

Begini Modus Pasutri Tilap Uang Dealer untuk Berbelanja 18 Mobil


Live Poker IndonesiaPasangan suami istri LN serta Jef lakukan penggelapan, pencucian uang dan menilap uang dealer mobil sebesar Rp 25 miliar. Aktor LN berprofesi karyawan dealer mobil PT Sumber Mulia Auto di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kabid Humas Polda Kalimantan timur Kombes Ade Yaya Suryana menyebutkan, aktor LN lakukan manipulasi dokumen penjualan mobil serta tidak menyetorkan uang ke rekening perusahaan.

" Itu LN karyawan perusahaan lakukan manipulasi neraca keuangan, " kata Kombes Ade Yaya Suryana waktu dihubungi, Sabtu (8/7) malam.

Ade menyebutkan aktor LN sudah tahu sistem administrasi sampai unit mobil dapat di jual oleh nasabah. Aktor ini telah dua th. lakukan aksinya itu.

" Jadi sesungguhnya dia (LN) lakukan transaksi-transaksi sendiri yg tidak dilaporkan ke perusahaan sepanjang dua th., " tutur Ade.


Masalah ini terbongkar, kata Ade waktu partnernya lakukan audit keuangan perusahaan. Waktu itu, partnernya berprasangka buruk perusahaan memiliki hutang yang besar dari penjualan mobil yang diurus oleh aktor LN.

" Itu terbongkar saat satu diantara staf berprasangka buruk sisi keuangan serta lalu lapor ke bos kalau perusahaan kok ada memikul beban utang sesudah diperiksa-periksa terbongkar, " ucap Ade.

Judi Online TerpercayaSedang suaminya. kata Ade ia berpura-pura beli mobil ke dealer itu. Lalu, istrinya LN yang mengurus sistem adminitrasi pembelian mobil itu.

" Iya dia (Jef) beli mobil-mobil elegan, dia (Jef) beli sekali lagi serta demikian selalu. Hingga keseluruhan kerugian 25 miliar, " kata Ade.

Disamping itu, Ade menyebutkan adik kandung LN, MDR juga menolong tindakan kejahatan itu. Jef serta MDR jual kembali mobil dengan harga dibawah market. Jef bertindak beli mobil dari dealer itu, lalu MDR bertindak jual kembali mobil.

" Aktor beli di bawah market jadi banyak transaksi di bawah pasar, " terang Ade.

Hasil penjualan mobil yang dikerjakan aktor Jef serta MDR dibelikan tempat tinggal serta motor. Tindakan ini telah dikerjakan LN mulai sejak April 2015 sampai Desember 2016. Berkas masalah itu saat ini telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Beberapa aset hasil dari penggelapan uang dealer diambil alih polisi. Ada 18 mobil, 2 motor serta 2 tempat tinggal yang totalnya sejumlah Rp 9 miliar.

Beberapa tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP, Pasal 374 KUHP serta Undang-Undang mengenai Mencegah serta Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
(fai/nkn)

Subscribe to receive free email updates: