Cerita Tri Jatmiko, Makluk Halus Melekat di Punggung

Cerita Tri Jatmiko, Makluk Halus Melekat di Punggung


Live Poker IndonesiaBisa yakin atau tidak. Namun berikut yang dihadapi Tri Jatmiko, warga Dukuh Gajahwongan, Desa Canden, Kecamatan , Boyolali. Dia tidak juga akan sempat dapat lupa, momen yang berlangsung pada Rabu (12/7/2017) kemarin. Saat itu, dia juga akan ke tempat tinggal satu diantara saudaranya di Solo dengan mengendarai sepeda motornya, Yamaha Jupiter Z berpelat nomor AD 6755 ET.

Sekitaran jam 20. 00 WIB, dia menyusuri jalan Winong-Bandara, nikmati angin malam yang menimpa badannya. Tetapi, tak tahu bagaimana ceritanya, waktu melintas di sekitaran Waduk Cengklik, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, mendadak saja Tri Jatmiko merasakan sesosok perempuan cantik telah nangkringmembonceng di motornya. Tri Jatmiko tidak tahu siapa wanita itu, yang dia paham wanita itu telah ketat melekat di punggungnya.

Dia mengendus bau wangi yang aneh. Waktu itu, pada yakin serta tidak, Tri Jatmiko tetaplah meningkatkan kendaraannya. Bahkan juga ia pernah bicara dengan sosok perempuan itu. Walau tidak berani melihat.

Dalam keadaan 1/2 sadar, Tri Jatmiko tetaplah melaju dengan mahluk halus melekat di punggungnya menyusuri jalanan sepanjang berjam-jam sambil kadang-kadang bercakap dengan makhluk gaib walau tidak berani melihat ke belakang.

" Saya bicara dengan hantu itu dalam bhs Jawa. Kelihatannya makhluk itu wajahnya cantik bila dengar dari suaranya. Namun saya lupa saya bercakap apa sajakah, baunya juga wangi sekali, ” narasi Tri Jatmiko.

Tri Jatmiko terasa berjam-jam lamanya, dia meningkatkan motornya di jalanan mulus. “Jalannya bagus serta lurus tetapi saya tidak merasakan kendaraan beda maupun pemukiman, " jelas Tri Jatmiko.

Tri Jatmiko mengakui tidak pernah lihat muka wanita yang diboncengkannya itu. “Sambil mengobrol, seakan-akan kami menyusuri jalan lurus, sepi serta gelap. Saya tidak ingat maksudnya ke mana, ” katanya.

Judi Online TerpercayaTri Jatmiko baru tersadar waktu kakinya merasa dingin serta basah. Tahu-tahu, dia serta motornya telah masuk ke sungai Pereng dengan ketinggian air selutut yang jaraknya sekitaran satu km. dari jalan raya serta 20 km. jauhnya dari tempat waktu ia hilang kesadaran. Sesaat wanita cantik yang diboncengannya telah menghilang.

Di dalam sungai di kegelapan malam itu, Tri Jatmiko pernah mendengar nada ramai orang tertawa walau tidak terlihat wujudnya, seperti ada pesta. Tri Jatmiko juga selekasnya mengerti apa yang berlangsung. “Saya betul-betul takut. Saya pokoknya lari saja serta meninggalkan motor di tepian sungai. Celana saya basah kuyup, ” katanya.

Walau takut 1/2 mati, ia masih tetap pernah mengunci kunci stang motornya sebelumnya lari terbirit-birit. Sesudah sebagian waktu tidak ketemu orang, dia temukan jalan menuju Kalijambe, Sragen, serta berjumpa pedagang daging ayam, lantas ajukan pertanyaan arah ke Nogosari. Sesudah di beri tahu arah, dia kembali lari hingga ke Pasar Nogosari.

Sekitaran jam lima pagi, Tri Jatmiko hingga di Pasar Nogosari. Sesudah temukan angkutan, dia juga pulang serta tidur karna kelelahan. “Lalu saya carter mobil angkutan jurusan Bandara Adi Soemarmo – Andong untuk pulang ke tempat tinggal, ” tuturnya.

Lantas bagaimana nasib motor Tri Jatmiko? Motor itu diketemukan oleh warga setempat. Warga terasa heran ada motor tidak bertuan ada di dalam sungai. Mereka juga memberikan laporan hal tersebut ke Polsek Andong.

Warga terasa aneh, sebab tempat diketemukan motor itu jauh dari jalan raya. Bahkan juga sekitaran satu km., petugas kepolisian yang lakukan penyelidikan tidak temukan jejak roda di sekitaran penemuan motor. " Lagipula tempat penemuan tidak sangat mungkin dilalui sepeda motor, " narasi Kapolsek Andong, AKP Suwardiyono, Sabtu (17/7/2017).

Suwardiyono menyebutkan, dianya turut mengevakuasi sepeda motor waktu pertama kali diketemukan warga. Dia mengaku momen ini cukup janggal karna dengan logika, tempat sepeda motor ada di dalam sungai yg tidak bisa dijangkau dengan kendaraan.

Berdasarkan penjelasan tokoh warga, sambung Kapolsek, daerah itu memanglah di kenal cukup angker. Tempatnya juga cukup jauh dari perumahan masyarakat. Sekitaran 1 km dari jalan serta perumahan masyarakat.

“Melihat tempat penemuan motor itu, begitu mustahil motor dapat sampai di tempat itu. Saya umum ngetril, terabas, namun motor tril juga tidak dapat lewat tempat itu. Tak ada jalannya, ” tutur Suwardiyono. " Diluar itu, tak ada sisa roda kendaraan menuju ke tempat itu serta tak ada rusaknya pada tubuh kendaraan, " sambung dia.

Lantas Kapolsek berinisiatif menginformasikan penemuan motor itu. “Saya umumkan kemana saja, namun tidak ada warga yang mengakui miliki motor itu, ” kata Kapolsek.

Mengenai dengan Tri Jatmiko sendiri, esok harinya, Kamis (13/7/2017), dia berupaya mencari motornya. Namun Tri Jatmiko tidak ingat ada di mana dia tinggalkan. " Saya pergi ingin mencari sepeda motor saya, namun sesudah saya susuri saya tidak dapat mengingat jalannya, " tutur Tri Jatmiko.

Pada akhirnya dia pasrah. Tri Jatmiko lantas mengambil keputusan pulang sembari mencari-cari info mungkin ada yang tahu. Sampai lalu dia mendengar berita, ada warga yang temukan sepeda motor di Kali Pereng. Tidak menghabiskan waktu, dia menuju tempat itu namun sepeda motornya telah tak ada.

Oleh Sekdes Pakel, Muslim, dia diberitahu, motornya telah dibawa ke Mapolsek Andong. “Saya memperoleh berita bila motor saya diamankan di Mapolsek Andong. Sesudah saya susuri, nyatanya benar, ” paparnya.

Waktu itu juga dia pergi ke Mapolsek dengan membawa STNK serta BPKB jadi bukti kepemilikan. Kapolsek Andong AKP Suwardiyono menyebutkan, Rabu (19/7/2017) siang, motor itu kembali diserahkan pada Tri di Mapolres Boyolali.

Asal tahu saja, berdasar pada info warga setempat, daerah tempat diketemukan motor TRi memanglah populer angker. “Katanya dahulu ada warga setempat yang hilang di tempat itu serta hingga sekarang ini juga belum juga ketemu, ” kata Kapolsek.

Ceritanya masalah penumpang cantik ini juga jadi buah bibir warga setempat. Pertanyaan menggelitik, siapa wanita itu??

Subscribe to receive free email updates: