Ini Sanggahan Telak Jimly masalah Saran Fahri supaya KPK serta Komnas HAM Dievaluasi

Ini Sanggahan Telak Jimly masalah Saran Fahri supaya KPK serta Komnas HAM Dievaluasi


Live Poker IndonesiaKetua Tim Panitia Seleksi Calon komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI periode 2017-2022, Jimly Asshiddiqie tidak sepakat bila Komnas HAM serta KPK dibubarkan.

Hal semacam ini di sampaikan Jimly menyikapi pernyataan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kalau instansi seperti Komnas HAM atau KPK tidak dibutuhkan sekali lagi.

Menurut Jimly, kehadiran Komnas HAM serta KPK tetaplah dibutuhkan. Sebab, didalam system demokrasi, bebrapa instansi berdiri sendiri begini malah bertindak jadi keseimbangan pembuat kebijakan.

Komnas HAM, umpamanya, jadi keseimbangan dalam soal penegakan hak asasi manusia.

" Institusi berdiri sendiri yang mengatasi human rights itu perlu. Negara kita ini negara demokrasi, namun ketika yang serupa, masalah keadilan mesti jadi keseimbangan demokrasi mayoritarian. Komnas HAM ini jadi keseimbangan, " kata Jimly di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Judi Online TerpercayaMenurut Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) itu, semakin lebih baik bila instansi berdiri sendiri dirampingkan jumlahnya.

Jimly menerangkan, sekarang ini instansi berkaitan hak asasi manusia cukup banyak jumlahnya karna berdiri sendiri-sendiri.
" Di bagian HAM saja, ada Komnas HAM, Komnas Anak, Komnas Perempuan, Komnas Manula, banyak, " kata Jimly.

Oleh karenanya, menurut Jimly, memerlukan konsolidasi dengan menyikapi hal semacam ini. Satu diantara pilihannya, kata Jimly, instansi berkaitan hak asasi manusia dirampingkan jadi cuma ada satu.

Subscribe to receive free email updates: