Saksi Sidang : Semua Anggota Komisi VIII Terima Uang Korupsi Alquran

Saksi Sidang : Semua Anggota Komisi VIII Terima Uang Korupsi Alquran


Live Poker IndonesiaBekas anggota Komisi VIII Zulkarnaen Djabar mengatakan semua anggota Komisi VIII DPR terima aliran uang korupsi pengadaan Alquran serta laboratorium Kementerian Agama (Kemenag).

Dia mengatakan uang Rp 4 miliar diberikan ke 46 anggota Komisi VIII lewat perwakilan fraksi.

" Pertama angka Rp 4 miliar dari Rp 100 miliar itu 4 %, (hasil) perjanjian pimpinan Komisi VIII serta banggar, " kata Zulkarnaen waktu bersaksi untuk Fahd El Fouz dengan kata lain Fahd A Rafiq di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2017).

Zulkarnaen menerangkan rapat itu di pimpin politikus PKB Abdul Kadir Karding yang waktu itu menjabat jadi Ketua Komisi VIII.

Hasil rapat menyetujui uang itu juga akan diberikan ke semua anggota komisi dengan system pembobotan.

" (Rapat) di pimpin Abdul Kadir Karding, ada saya, Chairun Nisa, Zainudin dari PKS, Nurul Imam Mustofa koordinator banggar dari Demokrat, juga ada dari Dewi Kurniati PAN. Dalam pertemuan itu disetujui mustahil membagi rata ke anggota karna ada ketua komisi, banggar ada pula anggota, disetujui pembobotan 46 anggota. Bobot anggota 1, ditambah ketua di beri bobot 4, wakil ketua di beri bobot 3, banggar bobot 3. Keseluruhan bobot (semuanya) 80, " tuturnya.

Judi Online Terpercaya - Zulkarnaen menerangkan dari Rp 4 miliar itu dibagi dengan system pembobotan diketemukan angka Rp 50 juta. Setiap fraksi memperoleh bermacam jatah bergantung jumlah anggota serta jabatan semasing.

" Demokrat 13 orang, 10 anggota umum, 1 waket serta 2 banggar, hingga keseluruhan 22 bobot di terima Nurul Imam Mustofa Rp 1, 1 miliar. PDIP anggotanya 8 orang, 7 umum, 1 banggar Rp 555 juta di terima Said Abdullah. PKS 6 orang 4 anggota umum, 1 wakil ketua, 1 banggar, jadi 12, Rp 600 juta di terima Jazuli Juwaini, " tuturnya.

" PPP 2 anggota umum 1 banggar jadi 6 kali 50 Rp 300 juta di terima Hasrul Azwar. PAN 3 orang 2 umum 1 banggar Rp 300 juta di terima Dewi Qoryati Komisi VIII banggar. PKB anggota 3 orang, 2 umum 1 ketua, Rp 350 juta di terima Abdul Kadir Karding, " sambung Zulkarnaen.

Zulkarnaen menyebutkan waktu itu Hanura serta Gerindra tidak mempunyai perwakilan di banggar. Uang jatah untuk ke-2 fraksi itu dititipkan ke Abdul Kadir Karding.

" Akan tetapi karna Hanura 1 serta 1 Gerindra tak ada perwakilan di banggar diserahkan ke Abdul Kadir Karding, hingga terima (keseluruhan) Rp 450 juta. Golkar 8 orang 6 anggota umum, 1 wakil ketua, 1 banggar, yang terima saya sendiri Rp 700 juta, " urainya.

Untuk di ketahui, Fahd jadi tersangka karna disangka terima uang sekitaran Rp 3, 4 miliar untuk imbalan dalam pemulusan project pengadaan itu. Mengacu pada putusan perkara korupsi project Al-Quran di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2013, Fahd masuk kenyataan hukum putusan terdakwa korupsi Al-Quran, Zulkarnaen Djabar serta Dendy Prasetia.

Fahd dimaksud turut menolong Zulkarnaen mengintervensi petinggi Kemenag untuk memenangi perusahaan pelaksana project pengadaan Alquran serta laboratorium.

Subscribe to receive free email updates: