Terduga Simpatisan ISIS ini jadi tersangka ujaran kebencian, Sebut polisi halal dibunuh

Terduga Simpatisan ISIS ini jadi tersangka ujaran kebencian, Sebut polisi halal dibunuh


Live Poker IndonesiaPenyidik Jatanras Direktorat Reserse Kriminil Umum Polda Sumsel mengambil keputusan Toni Rianda (24) jadi tersangka dalam masalah ujaran kebencian. Warga Riau itu di tangkap karna disangka termasuk juga simpatisan ISIS.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengungkap, penambahan status sesudah dikerjakan kontrol lebih dari lima jam oleh penyidik. Tersangka mengaku seringkali kirim kalimat yang memiliki kandungan hate speech, terlebih diperuntukkan pada lembaga Kepolisian.

" Telah ditingkatkan jadi tersangka, telah ditahan. Di media sosialnya ada kalimat hate speech dimana dia mengatakan polisi halal untuk dibunuh, " ungkap Agung, Senin (10/7).

Judi Online TerpercayaDari kontrol juga, kata Agung, tersangka juga sering memposting kalimat diisi ISIS. Walau sekian, tersangka belum juga di pastikan betul-betul jadi anggota ISIS jaringan lintas Sumatera.

" Tersangka mengakui baru sebagian bln. gabung di group media sosialnya, tidak di ajak orang yang lain. Di memposting murni darinya jadi diri, dia paham mengenai ISIS juga dari medsos, " katanya.

Disamping itu, Direktur Reserse Kriminil Umum Polda Sumsel Kombes Pol Prasetijo Utomo menyebutkan, tersangka sudah ditahan dengan tanda bukti handphone serta laptop. Tersangka dipakai Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE atau Pasal 207 KUHP.

" Untuk UU Terorisme masih tetap didalami, kita saksikan kelak akhirnya, " ujarnya.

Subscribe to receive free email updates: