Begini Sindiran Telak Ruhut Sitompul, Saat Habib Rizieq Komentari Masalah Viktor

Begini Sindiran Telak Ruhut Sitompul, Saat Habib Rizieq Komentari Masalah Viktor


Live Poker IndonesiaPolitisi Ruhut Sitompul memohon Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk kembali pada Indonesia serta hadapi beragam masalah hukum yang menjeratnya, daripada memberi komentar masalah Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR, Victor Bungtilu Laiskodat.

Komentar Ruhut dilontarkan menyikapi pernyataan Habib Rizieq yang memohon aparat penegak hukum untuk selekasnya memroses Victor berkaitan pidatonya di acara deklarasi calon bupati Kabupaten Kupang, Kupang, NTT, Selasa, (1/8/2017) yang kemarin.

" Udahlah Pak Rizieq kerjakan dahulu problem hukum kau. Cepat kembali pada Indonesia, " kata Ruhut, Minggu (13/8/2017).

" Tidak usah ngoceh diluar, di Indonesia saja tidak di dengar, terlebih diluar. Jadi Rizieq itu seperti memercik air di dulang, terpecik mukanya sendiri, " tandas bekas pejabat Partai Demokrat itu.

Ditambahkan Ruhut, Habib Rizieq semestinya tidaklah perlu sangat jauh memberi komentar masalah orang yang lain, karanya dianya sudah jadi tersangka serta masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di masalah chat WhatsApp berkonten pornografi

Judi Online TerpercayaKarna apa pun dia DPO, buronan Mabes Polri. Dia buronan. Telah itu, dia tidak usah ngajarin ikan berenang, " tandas juru bicara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok - Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI 2017 lantas itu.

Terlebih dulu, Habib Rizieq mengingatkan pada aparat penegak hukum untuk memroses pernyataan Viktor, seperti yang berlangsung di masalah penistaan agama yang menjerat bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan kata lain Ahok.

Habib Rizieq mengatakan, bila sistem hukum jalan adil serta jujur sesuai sama ketentuan yang berlaku di NKRI, dia percaya masalah Victor akan tidak jadi kegaduhan nasional, seperti yang berlangsung pada Ahok.

" Saya peringatkan pada beberapa penegak hukum supaya tidak mencari argumen apa pun membuat perlindungan penista agama seperti yang sempat berlangsung dalam masalah Ahok, " tuturnya dalam video berdurasi 14 menit 29 detik itu.

Ketua Dewan Pembina Pergerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) itu memberikan, bila Viktor tidak diolah dengan hukum, janganlah salahkan umat Islam bila sangat terpaksa mesti kembali mengadakan tindakan bela Islam.

" Karenanya saya serukan, dari Kota Suci Mekah Al-Mukarromah, pada semua Bangsa Indonesia, mari tahan serta sistem hukum Viktor Bungtilu Laiskodat. Mari tegakkan keadilan. Mari jagalah kerukunan antarumat beragama untuk keutuhan NKRI terkasih. Mari, jagalah Indonesia damai serta barokah. Allahu Akbar, " seru Habib Rizieq.

Subscribe to receive free email updates: