Ini Alasan Patung Kwan Sing Tee Koen Raksasa di Tuban Ditutupi Kain Putih

Ini Alasan Patung Kwan Sing Tee Koen Raksasa di Tuban Ditutupi Kain Putih


Poker Online TerbaikPatung raksasa dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur, yang tengah diperdebatkan keberadaannya saat ini tertutupi kain putih.

Kabag Humas serta Media Pemerintah Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, menyebutkan, pengelola kelenteng telah berinisiatif tutup sesaat patung itu dengan kain putih.

" Sukur, sebelumnya kami minta supaya ditutup, pengelola patung telah mempunyai gagasan untuk tutup patung terlebih dulu mulai sejak 2 hari kemarin, " tuturnya waktu di konfirmasi, Selasa (8/8/2017).

Agus menyebutkan, Pemkab Tuban meyakinkan kalau tak ada problem dengan kehadiran patung yang dinobatkan jadi patung dewa paling besar se-Asia Tenggara oleh MURI itu di Tuban. Tetapi, menurut Agus, patung itu belum juga mempunyai izin resmi.

Pihak Pemkab Tuban menyebutkan, pengelola kelenteng sesungguhnya telah memajukan permintaan izin bangunan. Tetapi dokumen yang di kirim belum juga kunjung komplit.

Menurut Agus, pihaknya telah kirim surat teguran pada pengelola kelenteng supaya selekasnya lengkapi prasyarat administrasi serta dokumen hingga izin dapat selekasnya di keluarkan.

" Pihak kelenteng telah memajukan izin, tetapi prasyaratnya belum juga komplit, pada akhirnya izin belum juga keluar hingga saat ini, " kata Agus, Selasa.

Situs Poker Online IndonesiaAgus juga menyebutkan, Pemkab Tuban pernah heran karna walau pengurusan izin bangunan belum juga rampung, mereka telah terima surat undangan peresmian patung setinggi lebih dari 40 mtr. itu pada 17 Juli kemarin. Beberapa petinggi, lanjut dia, ada dalam acara itu, termasuk juga Ketua MPR, Zulkifli Hasan.

Patung dewa yang dinobatkan paling besar se-Asia Tenggara oleh MURI itu, lanjut Agus, hingga sekarang ini ditutup kain raksasa berwarna putih.

Masalah efek sosial karena masalah patung itu, Pemkab Tuban juga akan mengagendakan rapat spesial dengan Komunitas Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Tuban. Tempo hari, massa beragam elemen mengadakan tindakan memprotes dimuka gedung DPRD Jawa timur di Surabaya.

Mereka menekan supaya patung itu selekasnya dirobohkan karna tidak berkaitan dengan histori bangsa Indonesia. Massa pernah memperingatkan supaya patung dirobohkan kurun waktu 7 kali 24 jam. Bila tidak, massa juga akan merobohkan sendiri patung disebut.

Subscribe to receive free email updates: